JAMBI – Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Jambi tahun 2026 resmi dimulai dengan antusiasme tinggi dari para pelajar. Sebanyak 361 siswa dari berbagai sekolah ambil bagian dalam tahapan seleksi yang digelar tahun ini.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan, bersama jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tingkat kota dan provinsi.
Meski jumlah peserta mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, hal tersebut dipengaruhi oleh penerapan syarat usia yang lebih ketat.
Wali Kota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa calon peserta wajib berusia minimal 16 tahun saat pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada 17 Agustus 2026.
“Seleksi dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek mental, psikologi, fisik, hingga wawasan kebangsaan. Tujuannya untuk mendapatkan putra-putri terbaik yang akan bertugas pada upacara HUT Kemerdekaan RI,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peserta yang belum memenuhi batas usia tersebut tidak dapat mengikuti proses seleksi.
Selain itu, Pemkot Jambi juga menargetkan peserta terbaik dapat melanjutkan ke tingkat provinsi hingga nasional. Hal ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda.
Menurut Maulana, seleksi Paskibraka tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan upacara, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai kebangsaan.
“Ini penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, terutama di tengah derasnya arus digital. Kita juga ingin mengurangi ketergantungan remaja terhadap gadget,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi semangat para peserta yang mengikuti seleksi, serta peran guru dan orang tua dalam memberikan dukungan.
“Semangat para peserta sangat luar biasa. Dukungan dari guru dan orang tua menjadi bagian penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tutupnya.



















