• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Pemkot Jambi Gelar Dialog Publik Persampahan: Warga Minta Sosialisasi dan Skema Iuran Lebih Berkeadilan

13/06/2026

Fahrul Ilmi Minta Kebijakan WFH di Tengah Kabut Asap yang Semakin Pekat

22/10/2026

Armada Patroli Minim, DPRD Kota Jambi Khawatir Mobilitas Satpol PP Jambi Terganggu Saat Respons Laporan Warga

30/09/2026

DPRD Jambi Soroti Gizi Siswa Miskin: Jangan Cuma Edukasi, Beri Bantuan Makanan Bergizi

29/09/2026

Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Partisipasi dan Gotong Royong dalam Pembangunan

25/09/2026

Jelang Healthy Cities Summit 2026, Pemkot Jambi Bekali 500 Lebih LO untuk Sukseskan Penyelenggaraan

25/09/2026

Pemkot Jambi Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada Ahli Waris Ketua RT 54

24/09/2026

Pemkot Jambi Perkuat Perlindungan Hukum bagi UMKM dan Pelaku Ekonomi Kreatif

24/09/2026

DPRD Kota Jambi Soroti Dugaan Penolakan Pasien BPJS di RS Siloam, Komisi IV Siapkan Langkah Lanjutan

23/09/2026

Polemik Zona Merah 5.506 Sertifikat Warga Terdampak, DPRD Kota Jambi Desak Kepastian Hukum

23/09/2026

Komisi III DPRD Kota Jambi Sepakati Penataan Shelter Molby

23/09/2026
Nusa Melaka
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Peristiwa
  • OPINI
  • ARTIKEL
Nusa Melaka
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Peristiwa
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Daerah

Pemkot Jambi Gelar Dialog Publik Persampahan: Warga Minta Sosialisasi dan Skema Iuran Lebih Berkeadilan

by Mimin
13/06/2026
in Daerah
0

Nusamelaka.com, JAMBI – Dialog Publik Pengelolaan Sampah yang digelar Pemerintah Kota Jambi di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (13/6/2026), menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai pandangan, kritik, hingga dukungan terhadap transformasi tata kelola sampah yang tengah dijalankan Pemkot Jambi.

Forum yang dihadiri akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan warga tersebut menghasilkan satu benang merah yang sama, yakni dukungan terhadap upaya mewujudkan Kota Jambi yang bersih dan nyaman. Namun, masyarakat juga memberikan sejumlah catatan agar pelaksanaan Program Operator Pengangkut Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) berjalan lebih optimal dan diterima luas oleh masyarakat.

Rektor Universitas Jambi, Prof. Helmi, menilai langkah transformasi tata kelola sampah yang dilakukan Pemkot Jambi merupakan respons yang tepat terhadap kondisi darurat sampah yang muncul seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kebijakan tersebut telah berada pada jalur yang benar untuk mendukung kebersihan, ketertiban, dan keindahan kota yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Kalau Kota Jambi ingin berkembang menjadi kota wisata dan pusat perdagangan jasa, maka aspek kebersihan tidak bisa ditawar lagi. Semua pihak harus terlibat karena persoalan sampah tidak mungkin diselesaikan pemerintah sendiri,” ujarnya.

Prof. Helmi juga menyatakan kesiapan kalangan akademisi untuk ikut berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap program-program persampahan yang sedang dijalankan.

Senada dengan itu, Pakar Lingkungan Universitas Jambi, Prof. Ir. Rosyani, menyebut OPBM sebagai langkah positif dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, OPBM juga dinilai membuka peluang ekonomi melalui pemilahan dan pemanfaatan sampah yang bernilai jual.

“Ini adalah pilihan bersama, apakah kita ingin lingkungan yang bersih atau tetap membiarkan persoalan sampah menjadi masalah,” katanya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Jambi sekaligus mantan Bupati Tanjung Jabung Barat, Usman Ermulan, menyoroti persoalan iuran layanan pengangkutan sampah yang masih menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Ia mengusulkan agar masyarakat kurang mampu mendapatkan perlakuan khusus melalui skema subsidi atau kebijakan lain sehingga tidak terbebani biaya layanan pengangkutan sampah.

Usman juga mengapresiasi keberanian Pemkot Jambi menutup sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di kawasan protokol kota yang selama ini dinilai mengganggu estetika daerah.

“Kota Jambi adalah barometer Provinsi Jambi. Karena itu kita semua harus mendukung agar kota ini semakin bersih dan nyaman,” ujarnya.

Di sisi lain, warga RT 18 Kelurahan Mayang Mangurai, Saprudin, menilai polemik yang muncul terkait OPBM lebih banyak disebabkan minimnya sosialisasi kepada masyarakat.

Menurutnya, konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebenarnya bukan hal baru. Namun kurangnya informasi membuat sebagian warga merasa terkejut ketika kebijakan mulai diterapkan secara lebih luas.

“Gerakan ini sebenarnya sudah lama ada. Yang membuat ramai saat ini karena masyarakat belum mendapatkan sosialisasi yang cukup,” katanya.

Menutup diskusi, Ketua Forum RT Kota Jambi, Suparyono, menegaskan bahwa persoalan iuran yang menjadi perdebatan publik bukan merupakan kebijakan Pemerintah Kota Jambi, melainkan hasil kesepakatan dan musyawarah warga di masing-masing lingkungan.

Ia mencontohkan penerapan OPBM di wilayahnya yang telah berjalan selama satu dekade tanpa menimbulkan keberatan dari masyarakat karena besarannya disesuaikan dengan kemampuan warga.

Dialog publik tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dukungan terhadap program kebersihan Kota Jambi cukup besar. Masyarakat berharap transformasi pengelolaan sampah terus dilanjutkan dengan penguatan sosialisasi, pelibatan seluruh elemen masyarakat, serta kebijakan yang memperhatikan kelompok kurang mampu sehingga cita-cita mewujudkan Kota Jambi yang bersih dapat tercapai secara bersama-sama. (red)

Share197Tweet123SendScan
Previous Post

Terbuka Dari Kritik Soal Tata Kelola Sampah, Wali Kota Maulana Akan Gelar Diskusi Publik Bersama Masyarakat Hingga Akademisi

Next Post

DPRD Kota Jambi Soroti Kinerja DLH, Kemas Faried Minta Sosialisasi OPBM Diperkuat

Related Posts

Fahrul Ilmi Minta Kebijakan WFH di Tengah Kabut Asap yang Semakin Pekat

by Mimin
22/10/2026
0

KOTA JAMBI, 22 Oktober 2026 — Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat menjadi perhatian...

Armada Patroli Minim, DPRD Kota Jambi Khawatir Mobilitas Satpol PP Jambi Terganggu Saat Respons Laporan Warga

by Mimin
30/09/2026
0

Nusamelaka.com, JAMBI –  Keterbatasan armada patroli menjadi salah satu persoalan yang disoroti DPRD Kota Jambi dalam pelaksanaan tugas Satuan Polisi...

DPRD Jambi Soroti Gizi Siswa Miskin: Jangan Cuma Edukasi, Beri Bantuan Makanan Bergizi

by Mimin
29/09/2026
0

Nusamelaka.com, JAMBI –  Persoalan pemenuhan gizi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah menjadi perhatian DPRD Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi didorong...

Next Post

DPRD Kota Jambi Soroti Kinerja DLH, Kemas Faried Minta Sosialisasi OPBM Diperkuat

Wali Kota Maulana Apresiasi Prestasi LAM Kota Jambi Raih Hatrick Juara Pada Perlombaan Penilaian LAM Tingkat Provinsi

Wali Kota Maulana Beri Contoh Langsung, Ajak Warga Kota Jambi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Wali Kota Maulana Lepas Kontingen Pramuka Kota Jambi Ke Jambore Daerah 2026

Apresiasi Berdatangan, Program Kampung Bahagia Dinilai Berhasil Jadi Jawaban Terhadap Akselerasi Pembangunan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Arsip

Kalender

November 2026
SSRKJSM
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Okt    
Nusa Melaka

Copyright © 2025 NusaMelaka.com

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Peristiwa
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 NusaMelaka.com