• Latest
  • All
  • Artikel
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum

Perkuat Aksi Iklim dan Transisi Energi, Kota Jambi Raih Penghargaan The Most Improved City WWF

15/09/2026

Fahrul Ilmi Minta Kebijakan WFH di Tengah Kabut Asap yang Semakin Pekat

22/10/2026

Armada Patroli Minim, DPRD Kota Jambi Khawatir Mobilitas Satpol PP Jambi Terganggu Saat Respons Laporan Warga

30/09/2026

DPRD Jambi Soroti Gizi Siswa Miskin: Jangan Cuma Edukasi, Beri Bantuan Makanan Bergizi

29/09/2026

Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Partisipasi dan Gotong Royong dalam Pembangunan

25/09/2026

Jelang Healthy Cities Summit 2026, Pemkot Jambi Bekali 500 Lebih LO untuk Sukseskan Penyelenggaraan

25/09/2026

Pemkot Jambi Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada Ahli Waris Ketua RT 54

24/09/2026

Pemkot Jambi Perkuat Perlindungan Hukum bagi UMKM dan Pelaku Ekonomi Kreatif

24/09/2026

DPRD Kota Jambi Soroti Dugaan Penolakan Pasien BPJS di RS Siloam, Komisi IV Siapkan Langkah Lanjutan

23/09/2026

Polemik Zona Merah 5.506 Sertifikat Warga Terdampak, DPRD Kota Jambi Desak Kepastian Hukum

23/09/2026

Komisi III DPRD Kota Jambi Sepakati Penataan Shelter Molby

23/09/2026
Nusa Melaka
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Peristiwa
  • OPINI
  • ARTIKEL
Nusa Melaka
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Peristiwa
  • OPINI
  • ARTIKEL
Home Daerah

Perkuat Aksi Iklim dan Transisi Energi, Kota Jambi Raih Penghargaan The Most Improved City WWF

by Mimin
15/09/2026
in Daerah, PEMERINTAHAN
0

Nusamelaka.com, JAMBI – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam memperkuat aksi iklim di tingkat lokal mendapat apresiasi dari World Wide Fund for Nature (WWF). Kota Jambi meraih penghargaan “The Most Improved City in WWF’s One Planet City Challenge 2019–2026”, sebagai kota dengan peningkatan terbaik dalam komitmen dan aksi menghadapi perubahan iklim.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dalam kegiatan Forum Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi bertema “Akselerasi Transisi Energi Berkeadilan dan Inklusif di Tingkat Kota dan Kabupaten”, yang diselenggarakan WWF bersama ICLEI Indonesia di The Westin Gama Tower, Jakarta Selatan, Selasa (15/09/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen jangka panjang Kota Jambi dalam aksi iklim lokal melalui partisipasi dalam WWF One Planet City Challenge (OPCC) 2019–2026, bersama 29 kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Dalam forum tersebut, Wali Kota Maulana juga turut mempresentasikan sejumlah program inovatif Pemkot Jambi yang berkaitan dengan transisi energi, pengurangan emisi, pengelolaan lingkungan, hingga penguatan ketahanan pangan dan ekonomi sirkular.

Forum tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, yang menyampaikan keynote speech. Dalam paparannya, Bima menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki posisi strategis dalam mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan energi dan menekan emisi.

Menurutnya, komitmen terkait transisi energi harus diterjemahkan ke dalam kebijakan dan aksi nyata yang memiliki target serta indikator yang jelas dan terukur.

“Dalam hal transisi energi, kuncinya memang pada pemerintah daerah. Pemerintah daerah yang punya wilayah, pemerintah daerah juga punya anggaran, pemerintah daerah memiliki desain program, dan target Nationally Determined Contribution kita betul-betul ditentukan, dibentuk oleh teman-teman pemerintah daerah,” ujar Bima.

Ia menjelaskan, terdapat tujuh peran strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan energi dan mengurangi emisi melalui transisi energi yang berkeadilan.

Pertama, pemerintah daerah perlu memiliki baseline yang jelas sebagai dasar penyusunan kebijakan, termasuk melalui inventarisasi emisi daerah yang akurat.

Kedua, hasil inventarisasi tersebut dapat menjadi kontribusi pemerintah daerah dalam menyediakan data bagi pemerintah pusat guna memperkuat gambaran kondisi emisi secara nasional.

Ketiga, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyusun Rencana Umum Energi Daerah (RUED) sebagai instrumen untuk memastikan kebijakan energi daerah berjalan secara sinkron dan selaras.

Keempat, pemerintah daerah perlu mendorong aksi konkret dengan mengendalikan sektor penyumbang emisi, seperti limbah, sekaligus meningkatkan efisiensi energi dan penggunaan transportasi publik rendah emisi.

Kelima, pemerintah daerah perlu memperkuat adaptasi berbasis kondisi lokal, salah satunya melalui Program Kampung Iklim, sehingga masyarakat memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap dampak perubahan iklim.

Keenam, pemerintah daerah perlu membuka akses pendanaan iklim melalui kemitraan dengan berbagai lembaga pendanaan sebagai alternatif pembiayaan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ketujuh, pemerintah daerah didorong untuk menciptakan iklim investasi hijau dengan menarik investasi pada proyek-proyek energi bersih berskala kecil dan menengah di daerah.

Bima kembali menekankan bahwa seluruh komitmen tersebut harus diturunkan menjadi aksi yang dapat diukur dan dievaluasi.

“Kami mengharapkan teman-teman kepala daerah untuk menurunkan melalui aksi-aksi yang terukur. Ada targetnya, ada indikatornya,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk hadir sekaligus mempresentasikan berbagai program Kota Jambi dalam forum tersebut.

Menurutnya, penghargaan dari WWF menjadi motivasi bagi Pemkot Jambi untuk terus meningkatkan kualitas kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pada lingkungan, efisiensi energi, serta keberlanjutan.

“Alhamdulillah, kita mendapat penghargaan dari WWF sebagai The Most Improved City. Ini tentu menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Jambi untuk terus meningkatkan dan mengembangkan program-program yang berkaitan dengan transisi energi dan aksi iklim,” ujar Maulana.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana memaparkan sejumlah program yang tengah dan akan dikembangkan Pemkot Jambi, salah satunya kolaborasi bersama WWF dalam upaya meningkatkan efisiensi energi di RSUD Haji Abdul Manap.

“Yang pertama, program yang berkolaborasi dengan WWF untuk pengurangan energi di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manap. Saat ini sudah mulai proses pendampingan dan penyusunan program,” jelasnya.

Ia mengatakan, hasil pemetaan awal menunjukkan bahwa konsumsi energi terbesar di rumah sakit tersebut berasal dari penggunaan alat pendingin ruangan serta berbagai peralatan kesehatan. Karena itu, ke depan akan didorong penggunaan peralatan yang lebih hemat energi.

“Saat ini juga sudah dipetakan, ternyata energi terbesar berada pada alat pendingin ruangan dan alat-alat kesehatan. Karena itu, ke depan akan dibantu alat-alat yang hemat energi,” katanya.

Selain sektor kesehatan, Maulana juga mempresentasikan transformasi transportasi publik di Kota Jambi melalui pengembangan moda transportasi yang hemat energi berbasis kendaraan listrik.

“Di sini kami sampaikan bahwa program tersebut berdampak terhadap pengurangan emisi sekaligus penghematan biaya,” ungkapnya.

Pemkot Jambi juga memaparkan program LAgro Koja yang diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian perkotaan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kemudian kami juga menyampaikan program LAgro Koja dalam rangka pemanfaatan lahan tidur untuk meningkatkan ketahanan pangan,” lanjut Maulana.

Tidak kalah penting, transformasi tata kelola persampahan juga menjadi bagian dari komitmen Kota Jambi dalam aksi iklim. Pemkot Jambi terus mendorong perubahan sistem pengelolaan sampah dari pola terbuka menuju sistem yang lebih tertutup dan terintegrasi melalui Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM).

Menurut Maulana, pengelolaan sampah tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular.

“Dari tata kelola sampah ini kita mendorong sampah dapat dimanfaatkan menjadi energi. Sampah telah dipilah di depo, selanjutnya residunya dapat dimanfaatkan kembali di TPA,” jelasnya.

Maulana berharap berbagai inovasi dan kolaborasi yang telah dikembangkan tersebut dapat terus diperkuat, sehingga memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Jambi.

“Mudah-mudahan program ini bisa terus dikembangkan dan direplikasi di tempat lain. Kita ingin pembangunan di Kota Jambi tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dan sosial, tetapi juga tetap menjaga keberlanjutan lingkungan,” pungkas Wali Kota Maulana.

Penghargaan The Most Improved City dari WWF tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Kota Jambi untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadapi perubahan iklim melalui aksi nyata, kolaborasi, inovasi teknologi, efisiensi energi, pengelolaan lingkungan, serta pembangunan rendah emisi yang berkelanjutan. (Adv)

Share197Tweet123SendScan
Previous Post

Pemkot Jambi Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Nadiyah Ajak Masyarakat “Lihat, Peduli, Cegah, dan Lindungi”

Next Post

Komisi I DPRD Kota Jambi Minta Andrew’s Party Mart Tunda Operasional, Izin Klub Malam Disorot

Related Posts

Fahrul Ilmi Minta Kebijakan WFH di Tengah Kabut Asap yang Semakin Pekat

by Mimin
22/10/2026
0

KOTA JAMBI, 22 Oktober 2026 — Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat menjadi perhatian...

Armada Patroli Minim, DPRD Kota Jambi Khawatir Mobilitas Satpol PP Jambi Terganggu Saat Respons Laporan Warga

by Mimin
30/09/2026
0

Nusamelaka.com, JAMBI –  Keterbatasan armada patroli menjadi salah satu persoalan yang disoroti DPRD Kota Jambi dalam pelaksanaan tugas Satuan Polisi...

DPRD Jambi Soroti Gizi Siswa Miskin: Jangan Cuma Edukasi, Beri Bantuan Makanan Bergizi

by Mimin
29/09/2026
0

Nusamelaka.com, JAMBI –  Persoalan pemenuhan gizi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah menjadi perhatian DPRD Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi didorong...

Next Post

Komisi I DPRD Kota Jambi Minta Andrew’s Party Mart Tunda Operasional, Izin Klub Malam Disorot

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemkot Jambi Perpanjang PJJ Jenjang TK Hingga SMP

Kota Jambi Catat IKAD 6,75, Tertinggi Dibanding Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi

Per Tanggal 18 September, Pemkot Jambi Perpanjang PJJ untuk Jenjang TK/PAUD dan SD Kelas 1 Sampai 3

Maulana Hadiri Wisuda Ke-V IAIMA Jambi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Arsip

Kalender

November 2026
SSRKJSM
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Okt    
Nusa Melaka

Copyright © 2025 NusaMelaka.com

  • Beranda
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Tentang Kami
  • Perlindungan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Peristiwa
  • OPINI
  • ARTIKEL

Copyright © 2025 NusaMelaka.com