NUSAMELAKA.COM, JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian penting untuk memastikan suara masyarakat masuk dalam arah pembangunan daerah.
Pernyataan itu disampaikan saat dirinya menggelar reses terpusat di Bumi Perkemahan Cadika, Telanaipura, Rabu (1/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Cek Endra mengingatkan agar reses tidak hanya menjadi kegiatan rutin tanpa hasil yang dapat dirasakan masyarakat.
“Reses tidak boleh lagi hanya sekadar hadir, berkumpul, lalu selesai. Harus ada manfaat yang benar-benar kembali kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan penggunaan anggaran dalam kegiatan reses harus memiliki dampak nyata dan tepat sasaran.
Wali Kota Jambi Maulana turut menyampaikan bahwa kolaborasi pemerintah dan legislatif menjadi kunci mempercepat program pembangunan berbasis kebutuhan warga.
Salah satunya melalui Program Kampung Bahagia yang menyasar 1.583 RT dengan konsep pembangunan berdasarkan hasil musyawarah masyarakat.
Kemas Faried menambahkan DPRD Kota Jambi akan terus mengawal agar program pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat.
“Apa yang kita lihat hari ini di Kota Jambi adalah hasil dari hubungan yang konstruktif antara DPRD dan pemerintah kota. Kami tidak hanya mengawasi, tapi juga mendorong agar anggaran benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata,” ujarnya. (*)



















