JAMBI — DPRD Kota Jambi menilai lemahnya koordinasi antarinstansi menjadi salah satu penyebab utama belum terselesaikannya persoalan sampah. Sinergi yang belum maksimal membuat penanganan menjadi tidak efektif.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyebut bahwa instansi terkait seperti DLH, Satpol PP, camat, dan lurah seharusnya bekerja secara bersama-sama. Tanpa koordinasi, upaya yang dilakukan akan berjalan sendiri-sendiri.
Ia menilai, selama ini masing-masing instansi masih belum memiliki pola kerja yang terintegrasi. Akibatnya, persoalan sampah terus berulang tanpa solusi yang jelas.
Hal ini terlihat dari kondisi di depan SDN 47 Kota Jambi yang kembali dipenuhi sampah. Padahal, pengangkutan sampah telah dilakukan secara rutin.
“DLH, Satpol PP, camat, dan lurah seharusnya bergerak bersama. Jika masing-masing berjalan sendiri, persoalan ini tidak akan selesai,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama lintas sektor sangat penting dalam menyelesaikan persoalan sampah. Tanpa itu, penanganan hanya bersifat sementara.
Ia juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang ada saat ini. Hal ini diperlukan agar penanganan sampah bisa lebih efektif.
Kemas Faried menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menciptakan Kota Jambi yang bersih dan nyaman.(*)




















